Pendukung dalam pembakuan bahasa

Upaya pembakuan bahasa, sebagai salah satu upaya dalam pengembangan dan pembinaan bahasa, tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari berbagai sarana. Antara lain:

1. Pendidikan
Kiranya jalur pendidikan formal merupakan salah satu sarana yang paling tepat untuk "menghidupkan" eksistensi bahasa baku. Pendidikan sebagai situasi formal, bukan hanya membutuhkan penggunaan bahasa baku, tetapi juga merupakan tempat untuk menyebar luaskan pengembangan dan penyebaran bahasa baku.

Pendukung dalam pembakuan bahasa

2. Industri buku
Tiadanya industri buku berarti juga menghambat pengembangan dan penyebaran bahasa baku, seba melalui bukulah ragam bahasa baku (tulis) dapat di tampakan. Kalau industri buku berkembang maka berarti juga proses pembakuan bahasa akan lebih cepat tercapai.

3. Perpustakaan
Adanya perpustakaan dengan jumlah buku yang tersedia cukup banyak akan mempercepat proses pembakuan bahasa. Tiadanya perpustakaan berarti hilangnya kesempatan banyak orang untuk menggunakan bahasa baku. Penyebaran dan pengembangan bahasa baku tidak dapat dilepaskan dari keberadaan perpustakaan.

4. Adminitrasi negara
Kelangsungan eksistensi bahasa baku dapat terjamin dengan adanya adminitrasi negara yang rapih, tertib dan teratur. Adminitrasi negara yang kacau, tidak teratur dan tidak beres dapat merusak kelangsungan eksistensi bahasa baku, sebab salah satu tempat digunakannya bahasa baku adalah pada admintrasi kenegaraan itu.

5. Media massa
Surat kabar dan majalah merupakan sarana bacaan yang paling banyak mendekati masyarakat. Maka tersedianya media massa baik tulis maupun elektronik akan menjamin tercapainya pembakuan bahasa dengan lebih luas.

6. Tenaga
Pembakuan bahasa juga memerlukan tenaga-tenaga terlatih dan terdidik dalam bidang kebahasaan. Tiadanya atau kurangannya tenaga kebahasaan ini akan menyulitkan proses pembakuan bahasa. Maka alangkah baiknya bila pada tempat-tempat tertentu tersedia tenaga kebahasaan ini sehingga masyarakat yang memerlukan informasi kebahasaan dapat di permudah dengan keberadaan mereka.

7. Penelitian
Tanpa adanya penelitian yang terus menerus di bidang kebahasaan (tentunya harus dilakukan secara profesional) usaha pengembangan dan pembakuan bahasa tidak akan mencapai kemajuan.

Disqus Comments