Skip to main content

Menyimak Dalam Kehidupan Kurikulum

Sekarang banyak sekali penelitian di dalam ilmu pengetahuan tetapi penelitian tentang menyimak baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kurikulum, masih jarang sekali kita temukan.

Rankin (1929) dari Dectroit Public Scholl menyelesaikan survei mengenai penggunaan waktu dalam ke empat ketrampilan berbahasa. Rankin berpendapat, bahwa dari orang-orang yang di selidiki, mereka menggunakan waktu untuk berkomunikasi menulis: 9%, berbicara: 30%, membaca:16% dan menyimak: 45%.

Dari penelitian tersebut dapat kita amati, bahwa ketrampilan menyimak ternyata paling banyak digunakan oleh manusia tetapi dalam kenyataannya justru ketrampilan membaca lebih banyak mendapatkan perhatian dari pada ketrampilan menyimak.

Menyimak merupakan suatu aspek ketrampilan berbahasa. Oleh karena itu, pelajaran menyimak dapat dioptimalkan dengan jalan:
  1. Memberikan latihan terpimpin
  2. Menjauhkan faktor-faktor penyimak yang jelek
  3. Memberikan kosa kata yang baik secara memadai
  4. Banyak memberikan pengenalan kata-kata lewat telinga
Apabila kita perhatikan hasil penelitian Brown dalam Taringan (1980: 86), dapat diketahui bahwa 70% dari jam bangun (komunikasi) di gunakan untuk berkomunikasi, baik secara santai maupun secara serius dan 45% dari waktu tersebut digunakan untuk menyimak. Sebagian besar dari apa yang kita pelajari, diserap dan menyimak.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar