Tumbuhkan Suasana Ibadah di Rumahmu

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya: "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melaikan supaya mereka mengabdi kepada-Ku". (QS Adz-Dzariyat 56)

Dengan begitu, kita tidak boleh hidup tanpa balas budi kepada Allah. Dalam ayat diatas, Allah menegaskan tujuan penciptaan manusia, yaitu agar manusia menyembah kepada Allah. Ibadah yang Allah perintahkan, tentu yang sesuai dengan tuntunan Nabi-Nya.
"Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu amalan yang Aku sukai dibandingkan dengan amalan yang telah Aku wajibkan"
(Hadist Qudsi Bukhari)
Mengapa kita harus menumbuhkan suasana ibadah di rumah?

Jawabnya adalah dari sabda Nabi, "Jadikanlah sebagian dari shalat kalian di rumah-rumah kalian, dan jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan". (HR. Bukhari Muslim)

Allah juga memerintahkan manusia agar bertakwa. Seperti dalam firman-Nya:

فَاتَّقُوا اللّٰهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا وَأَنْفِقُوْا خَيْرًا لِّأَنْفُسِكُمْۗ وَمَنْ يُّوْقَ شُحَّ نَفْسِهٖ فَأُولٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

Artinya: "Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Barang siapa di pelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung". (QS. At-Taghabun 16)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Artinya: "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan darinya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-NYa kamu saling meminta, dan (pelihara) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu". (QS. An-Nisa 1)

Rumahku surgaku, demikian kata pepatah. Namun, banyak yang masih keliru dalam memahami pepatah itu.

Menumbuhkan suasana ibadah di rumah sangat diperlukan. itu karena rumah adalah tempat kembali dan bernaung. Dirumahlah kita melepas penat setelah seharian beraktivitas. Dari rumah kita mengawali aktivitas sehari-hari kita.

Rumah yang senantiasa di penuhi ibadah akan menjadikan penghuninya merasa tenang, nyaman dan senang. Hati lapang pikirannya pun senantiasa segar seakan tak ada beban yang menghimpit.

Seberatpun masalah yang ada di luar sana, jika rumah kita teduh dan menyenangkan maka semua masalah itu akan terlepas. Terurai dengan sendirinya. Rumah yang dipenuhi dengan ibadah tempat orang-orang yang bertakwa kepada Allah.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: "Sembahalah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin tetangga yang dekat dengan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sehayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri". (QS. An-Nisa 36)

Menghidupkan suasana ibadah dirumah dapat dimulai dari hal yang paling sepele yang biasa kita remehkan, misalnya:
  • Membiasakan mengucapkan salam saat masuk rumah meskipun tidak ada orang di dalamnya.
  • Menampakan wajah berseri-seri saat masuk rumah agar hati lapang karena senang.
  • Membiasakan berdo'a saat memulai aktivitas di dalam rumah dan saat hendak keluar rumah.
  • Membiasakan membaca dzikir saat pagi dan petang di rumah serta mengajarkan pada keluarga agar selalu mengamalkannya. perbanyak shalat sunah dirumah.
  • Menjauhkan hal yang dilarang oleh agama di dalam rumah. Hiasi rumah dengan perhiasan islami seperti bacaan muratal Al-Qur'an.
  • Tidak memelihara anjing dan tidak membiarkan masuk kedalam rumah.
  • Tidak meletakan patung atau gambar bernyawa lainya.
  • Membiasakan membaca Al-Qur'an bersama keluarga.
  • Menghidupkan suasana pagi usia shalat Subuh dengan taklim.
  • Menjauhkan rumah dari musik-musik yang tidak jelas.
Jika suasana nyaman sudah didapatkan, hatipun akan tentram. Tatanan rumah tangga pun akan menjadi lancar. Keharmonisan dalam rumah tangga pasti akan terwujud. Amin

Disqus Comments