Memisahkan mitos dari fakta tentang telur

Saat belanja di pasar saya bertanya kepada beberapa penjual telur apa perbedaan dari telur organik yang lebih mahaldari telur biasa yang lebih murah. Kebanyakan penjual setuju bahwa rasa telur organik lebih enak. Seorang penjual memcah dan melemparkan isi telur itu dari tangan satu ketangan yang lainya untuk mendemontrasikan kekenyalan kuning telur. Respon penjual telur itu membuat saya ingin tahu apakah rata-rata konsumen mengetahui fakta ini.
telur
Warna telur
  • Warna cangkang telur ditentukan oleh jenis ayam yang menelorkannya. Telur putih sangat umum dijumpai. Ayam yang menelurkan telur berwana coklat berukuran lebih besar dan membutuhkan lebih banyak pakan.
  • Warna cangkang telur tidak berpengaruh pada nilai nutrisi telur
  • Semakin segar telur, semakin gelap putih telur. Saat telur semakin tua, putih telur menjadi lebih cerah
  • Warna kuning telur ditentukan apa yang dimakan ayam. Kuning telur yang tua biasanya berasal dari ayam yang diberi makan jagung kuning dan rumput alfafa. Kuning telur yang pucat berasal dari ayam yang berasal dari ayam yang diberi makan gandum dan barley. Ayam yang dilepaskan dari kandang dan makan berbagai macam biji-bijian akan menghasilkan telur dengan kuning telur yang berwana kuning-jingga tua.
Nutrisi telur
  • Sebuah telur besar mengandung 70 kalori, 6 gram protein, dan 5 gram lemak. Dari jumlah itu 2 persennya berupa lemak jenuh. Putih telur mengandung paling banyak protein, dan kuning telur mengandung semua lemak.
  • Telur adalah sumber nutrisi yang paling bagus, mengandung vitamin B12 dan antioksidan letein yang penting bagi kesehatan mata.
  • Penelitihan mengenai pengaruh 212 miligram kolesterol telur menunjukan bahwa tidak ada hubungannya antara makan satu telur tiap hari dengan penyakit jantung bagi orang sehat. Tetapi ingat, makanlah telur dengan produk-produk lainnya misalnya, kue cookies dan pasta jika diet kolesterol penting bagi kesehatan anda.
  • Telur yang mengandung omega-3 mengandung DHA yang lebih menyehatkan jantung anda daripada telur anda. Telur semacam ini berasal dari ayam yang diberi makan diet makan khusus.
  • Telur organik dan telur konvensional mengandung nutrisi yang sama.
Keamanan dalam mengkonsumsi telur
  •  Telur yang dimakan mentah atau dimasak kurang matang dapat menyebabkan penyakit serius yang ditimbulkan oleh konstaminasi bakteri salmonella. Bakteri yang bisa hidup didalam tidur yang belum dipecah atau belum dimasak. Hindari makan adonan cookies mentah atau membuat es krim atau salad Caesar yang dicampur dengan telur mentah. Memasak telur sampai matang bisa mematikan bakteri.
  • Masaklah telur sampai kuning telur dan putih menjadi keras. Masaklah puding telur untug egg, es krim dan quiches sampai 160 derajat. Pangganglah meriquess sampai 350 derajat selama 15 menit di rak bagian bawah.
  • Gunakanlah telur yang telah dipasteuriasi pada resep yang mensyaratkan telur mentah. Tidak ada penyakit yang yang diakibatkan oleh telur yang telah dipastauraisi.
Menyimpan telur
  • Simpanlah telur di dalam kerton untuk mencegah telur menyerap bau dari makanan lainnya yang ada di dalam lemari es.
  • Hindaripenyimpanan telur di lemari es. Udara di pintu lemari es lebih hangat.
  • Menyimpan telur di luar lemari es bahkan dalam waktu singkat bisa mengurangi kesegaran  telur.
  • Telur mempertahankan kesegarannya sampai kira-kira satu bulan setelah dibeli.
  • Bagian putih telur dari telur mentah bisa bertahan sampai satu minggu di dalam refrigerator dan 12 bulan di dalam freezer. Bagian kuning telur akan bertahn sampai tiga hari di dalam frerigerator dan 12 bulan si dalam freezer. Telur yang beku akan retak kulitnya, membuat bakteri bisa masuk kedalam.
  • Telur utuh yang telah dimasak matang tanpa dikupas bisa bertahan sampai satu minggu di dalam lemari es.
Mungkin cukup sekian tulisan saya mengeani mitos dan fakta tentang telur. Semoga tulisan ini bermanfaat ya kawan.

Disqus Comments